Pages

Subscribe:

Selamat Datang, Semoga Bermanfaat... ^-^

Sabtu, 22 September 2012

Trik 3 AON Bulan September

Setelah berhari-hari gag bisa internet gratis,, akhirnya bisa internetan gratiss jg nii... Sebelumnya ucapin makasih dulu sama Mas Teguh n Mas Bani yang udah ngasih semua ini? :D
Yang digunain cukup 2 aplikasi, yaitu bitvise ssh client n proxifier... Kalo mau,, browsing sendiri aja di Om Google yaa? :)
  1. Yang pasti download dulu ssh n proxifier-nya yaa?
  2. Install ssh dulu,, lagu copy paste config ssh di program file di disk C.
  3. Lalu install juga proxifiernya...
  4. Udah siap semua nii.... tinggal otak-atik niii....Bingung gimana? Okeh,, gini caranya...
  5. Pasang modem n connect,, pakai apa aja... bisa pakai mobile partner atau mdma.
  6. Setelah terconnect, buka ssh n load profile... pilih Undetectedpeople yang ada di dalam folder config ssh tadi... Atur proxy-nya... Lalu login. 
  7. Hwkwkwkwkkwkwkkk...... Bingung ngatur proxy-nya? 
  8. Ini gw kasih proxy-nya sekalian.                             211.142.326.132 port :80
    81.120.241.56 port :80
    198.100.155.225 port : 80
  9. Buka proxifier n load server pake esteh yang sebelumnya harus diinstal juga dulu...
  10. Wehhh,, siap-siap dehh..... internet gratis 3 AON :)

Minggu, 16 September 2012

Lingkungan dan Sistem Basis Data

Sebelum membahas inti pokok lingkungan dan sistem basis data, ada baiknya kita mengenal dasar dari semuanya... Di awali dengan membahas apa itu data vs informasi ??
  • Data menurut pendapat saya, merupakan fakta-fakta yang masih mentah dan perlu diolah lagi oleh penerimanya.
  • Kalau informasi menurut pendapat saya, adalah suatu data yang telah diolah menjadi suatu bentuk yang berarti dan penting serta mempunyai nilai yang nyata sehingga bermanfaat dan berguna bagi penerimanya.
Selanjutnya dapat disimpulkan bahwa basis data adalah kumpulan suatu data yang di simpan dalam komputer dan saling berhubungan (terintegrasi) serta cara penyimpanannya tanpa pengulangan sehingga dapat dimanfaatkan lagi dengan cepat.
Setelah mengetahui pengertian sistem basis data, kita mulai beranjak membahas tentang objektif basis data. Objektif basis data meliputi :
    • Kecepatan dan kemudahan (speed)
Berarti sistem basis data mampu lebih cepat dan lebih mudah dalam memanipulasi atau dan atau menampilkan data. 
    • Efisiensi ruang penyimpanan (space)
 Efisensi atau optimalisasi ruang penyimpanan dapat dilakukan dengan melakukan penekanan jumlah redudansi data, karena dalam penyimpanannya tidak dilakukan pengulangan.
    • Kebersamaan pemakaian (sharability)
Sistem basis data dapat dikelola untuk lingkungan yang multiuser.
    • Meniadakan duplikasi dan inkonsistensi
Dengan memanfaatkan pengkodean atau pembentukan relasi antar data bersama, sangat berguna untuk menekan ketidakakuratan pemasukan atau penyimpanan data.
    • Keamanan (security)
Sistem basis data mampu menentukan siapa pemakai yang boleh menggunakan basis data, objek-objek yang ada di dalamnya dan dapat pula menentukan jenis operasi apa saja yang boleh dilakukan oleh pengguna. Sehingga tingkat keamanannya terhitung tinggi.

Selanjutnya yang harus dipelajari adalah komponen basis data, yaitu meliputi :
  • Hardware (perangkat keras komputer), berfungsi untuk pengelolaan sistem dan data.
  • Sistem operasi, yaitu yang mengaktifkan dan memfungsikan komputer.
  • Database, berfungsi untuk menyimpan data yang ada nantinya.
  • DBMS (Database Management System), software untuk mengelola basis data. Contohnya : xampp, oracle, Ms. SQL, Ms. Access, My SQL, PostgreSQL, dan DBL.
  • User, yaitu pengguna sistem basis data tersebut.
  • Application, adalah software yang digunakan dalam perencanaan basis data yaitu untuk membuat pemodelan data. Contohnya : Power Designer, DB Designer, Visible Analyst, dll.
Pengertian udah, objektif udah, komponen juga udah dibahas... lalu mau bahas apa lagi yaa? :)
Arsitektur basis data, ada 3 macam, yaitu :
  1. Stand Alone : hanya bisa dipakai oleh 1 pemakai saja.
  2. Sistem terpusat : terdiri dari 1 server dan sejumlah terminal.
  3. Sistem client server : sistem tambahan yang berguna untuk mengatasi kelemahan pada sistem terpusat.
Yang terakhir yang harus dipelajari adalah mengenai Bahasa Basis Data. Ternyata bahasa basis data digolongkan menjadi 2 golongan, seperti :
  1. Data Definition Language (DDL, contohnya : create database, create table, alter table, dropping table, dll
  2. Data Manipulation Language (DML), contohnya : insert, delete, update, dll.
Pembahasan kita cukup sekian yaa kawan.... Lain waktu kita sambung lagi :)

Sumber :

Selasa, 11 September 2012

Sistem Basis Data

Sistem basis data adalah kumpulan dari berbagai data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya, tersimpan di perangkat keras, serta dimanipulasi dengan menggunakan perangkat lunak. Basis data itu sendiri meliputi spesifikasi dari tipe data, struktur dan batasan dari data atau informasi yang akan disimpan. Serta database merupakan salah satu komponen terpenting dalam sistem informasi, karena database basis dalam menyediakan informasi pada para pengguna atau user.
Alasan utama menggunakan sistem basis data, karena basis data menyediakan sistem informasi kepada pengguna melalui suatu pandangan abstrak mengenai data dengan menyembunyikan pengertian detail mengenai bagaimana data disimpan dan dimanipulasi. Selain itu, database juga memenuhi informasi yang berisikan kebutuhan-kebutuhan pengguna secara khusus dan aplikasi-aplikasinya. Serta mampu mendukung kebutuhan-kebutuhan pemrosesan dan beberapa objek penampilan, seperti response time, processing time, dan storage space.

Kelebihan Sistem Basis Data :
  • Pengontrolan data terpusat.
  • Dalam basis data hanya mencantumkan satu kali saja field yang sama dan dapat dipakai oleh semua aplikasi yang memerlukannya.
  • Data terpelihara kekonsistenannya karena apabila ada perubahan data pada aplikasi yang berbeda maka secara otomatis perubahan itu berlaku untuk keseluruhan.
  • Data dapat dipakai secara bersama (shared) oleh aplikasi (secara batch maupun on-line) dan pada waktu yang bersamaan pula.
  • Penerapan standarisasi.
  • DBA(Database Administrator) dapat memberikan batasan-batasan pengaksesan data, misalnya dengan memberikan password dan pemberian hak akses bagi user (misal : modify, delete, insert, retrieve).
  • Adanya pengontrolan yang terpusat sehingga DBA dapat menerapkan standarisasi data yang disimpan sehingga memudahkan pemakaian, pengiriman maupun pertukaran data.
  • Keamanan data terjamin.
  • Terpeliharanya integritas data. 
  • Independence data atau program. 
  • Dapat digunakan untuk bermacam-macam program aplikasi tanpa harus merubah format data yang sudah ada.
Kelemahan Sistem Basis Data :
  • Mahal, butuh biaya untuk software hardware dan user yang berkualitas.
  • Kompleks, kemampuan hardware lebih besar, menjadi lebih rumit sehingga membutuhkan keahlian yang lebih tinggi.
  • Memerlukan tenaga spesialis.

Aktivitas Blog

Powered By Blogger

Cari Blog Ini